Terkait dengan tidur siang, Rasulullah Saw
bersabda, “Tidur sianglah, karena setan tidak tidur siang,” (HR Ath-Thabrani).
Menurut Al-Jauhari, “Tidur siang itu adalah tidur di tengah hari.” Disebut
tidur siang jika waktunya hanya sebentar.
Al-Zamakhsyari mengomentari makna hadits ini
dengan mengatakan, “Tidur siang adalah tidur sebelum waktu dzuhur.” Al-Azizi
sendiri dengan menukil dari kitab Al-Nihayah karya Ibnu Al-Atsir mengatakan,
“Tidur siang adalah istirahat tengah hari, meski tidak disertai dengan
tidur.”
Sebuah penelitian baru menjelaskan bahwa tidur
siang saat bekerja dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung yang
membahayakan bahkan mematikan. Namun, penelitian ini menuai kekecewaan kaum
perempuan. Data menunjukkan bahwa manfaat tidur siang lebih banyak dirasakan
oleh kaum pria dalam sampel terbatas daripada kaum wanita. Studi yang dianggap
paling fenomenal mengenai problematika tidur ini, memfokuskan penelitian pada
aspek kesehatan yang ditimbulkan oleh tidur siang.
Para peneliti berpendapat bahwa tidur siang di
kantor sangat bermanfaat bagi jantung, karena dapat mengurangi stres dan detak
jantung yang berlebihan, sehingga membuat kerja terhambat.
Menurut Rasulullah SAW, tidur siang juga bermanfaat
untuk dapat melakukan shalat tahajud, berzikir, atau untuk dapat belajar di
malam hari.
Pengetahuan Nabi Muhammad SAW tentang keajaiban
tidur siang ini dibuktikan dengan pentunjuknya terhadap umat, dimana rahasia
itu tidak diketahui sebelumnya oleh peneliti barat dan baru terkuak setelah
1400 tahun hadits ini muncul. Sungguh luar biasa petunjuk Nabi Saw tentang
tidur siang serta manfaatnya bagi tubuh dan kesehatan.
Subhanallah....
Anda Ingin Beramal Shaleh...?
Tolong Kirimkan Kepada Rekan-Rekan Muslim Lainnya
Yang Anda Kenal.
Semoga kita senantiasa dimudahkan dalam meneladani
beliau. Aamiin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar